Jumat, 31 Desember 2010

Kolev Beri Libur Pemain Timnas


Usai melakoni laga berat pada partai final Piala AFF 2010 di Jakarta, Rabu (29/12), para pemain timnas Indonesia asal Sriwijaya FC mendapatkan kesempatan libur dari Pelatih Ivan Kolev.

Tak tanggung-tanggung, libur diberikan relatif cukup lama yakni selama empat hari, 30 Desember 2010-2 Januari 2011.

"Saya memaklumi kondisi para pemain yang memperkuat timnas, sehingga memberikan libur selama empat hari," kata Kolev kepada GOAL.com Indonesia di Palembang, Jumat (31/12).

Pada ajang Piala AFF, SFC mendelegasikan
lima pemain untuk memperkuat timnas. Kelimanya adalah Arif Suyono, M Ridwan, Firman Utina, Oktovianus Maniani, dan Ferry Rotinsulu.

Kolev mengharapkan, libur itu dimanfaatkan para pemain untuk mengunjungi keluarga dan mengembalikan kebugaran.

"Setelah menjalani pertandingan berat dan penuh tekanan, sudah sepatutnya para pemain SFC yang memperkuat timnas diberikan libur. Justru dengan memberikan libur, akan mempercepat proses recovery mereka," ujar mantan pelatih timnas Indonesia ini.

Dia menyadari para pemain itu memerlukan waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.

"Mereka perlu mengembalikan kondisi fisik dan mental dengan berlibur. Rencananya malam ini saya baru menghubungi mereka dan menginformasikan mengenai libur," ujarnya.(gk-23)

Read More......

KALEIDOSKOP Sepakbola Indonesia 2010


Sepakbola Indonesia terus bergeliat. Di tengah pergulatan mencari kejayaan di lapangan hijau, banyak kejadian menarik yang terjadi sepanjang tahun 2010. Dimulai dengan kekalahan dari Oman 2-1 yang membuat Indonesia gagal melangkah ke putaran final Piala Asia untuk kali kelima beruntun dan diakhiri dengan kemenangan ironis 2-1 atas Malaysia yang tidak cukup membawa Garuda menjuarai AFF Suzuki Cup 2010.

Tahun 2010 juga diwarnai banyak kejadian kontroversial, terutama masalah Nurdin Halid yang tetap menolak mundur dari jabatan sebagai Ketua Umum PSSI meski diserang dari berbagai penjuru: dari pemerintah maupun fans.

Namun, tahun Macan Logam ini diakhiri dengan penuh antusiasme. Kegagalan Indonesia
di AFF Suzuki Cup ternyata tidak mengundang nestapa yang parau. Sepakbola Indonesia malah terangkat ke sisi lain yang tidak terbayangkan sebelumnya, yaitu menjadi salah satu sendi yang bisa menggerakkan persatuan bangsa. Meski potensi tersebut menyimpan daya ledak ke dalam karena ekspos berlebihan harus dibayar mahal dengan hilangnya fokus dan terbangnya gelar yang diimpikan masyarakat.

Seperti yang disebut orang bijak, masa depan menyimpan misteri. Tidak ada yang bisa diketahui tentang perjalanan sepakbola Indonesia di tahun 2011 mendatang. Satu hal yang pasti, PSSI masih memiliki banyak pekerjaan rumah, salah satunya adalah masalah penyelenggaraan Liga Primer Indonesia (LPI) yang terus mengundang reaksi pro dan kontra.

Januari
6 Januari:
Peluang Indonesia tampil di Piala Asia untuk kali kelima beruntun musnah setelah menderita kekalahan 2-1 dari Oman di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada pertandingan ini, saking gemasnya atas penampilan timnas yang mengecewakan, seorang penonton bernama Hendri Mulyadi turun gelanggang dan mencoba menjebol gawang Ali Al Habsi. Setelah menggiring bola setengah lapangan, tendangannya gagal dan Hendri digelandang polisi.

Pertandingan ini juga menandai akhir kontrak Benny Dollo sebagai arsitek timnas. Namun, PSSI memperpanjang masa kerja Dollo hingga laga terakhir kualifikasi Piala Asia 2011 melawan Australia di Brisbane, Maret.

25 Januari:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambut rombongan tur trofi Piala Dunia di Istana Negara. Momentum ini diserukan Presiden sebagai tekad membangkitkan persepakbolaan tanah air.

Februari
2 Februari
SAD Indonesia kembali bertolak ke Uruguay sebagai lanjutan program pembinaan tim usia dini di negara juara dunia pertama itu. Tim yang dilatih Cesar Payovich Perez akan menjalani kompetisi hingga akhir tahun. Terjadi lima pergantian pemain, Galih Dimas, Imam Agus Faisal, Sahlan Sodik, dan Syaiful Bachri dieliminasi dan digantikan oleh Aris Wahyu, Manahati Lestusen, I Wayan Yulian Arimbawa, Ahmad Rezal, dan Muhammad Arsyad.

5 Februari:
Menko Kesra Agung Laksono dan Menpora Andi Mallarangeng mengumumkan rencana penyelenggaraan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) dalam waktu dekat.

Maret
3 Maret:
Indonesia menutup rangkaian kualifikasi Piala Asia 2011 dengan kekalahan 1-0 di kandang Australia. Pertandingan ini sekaligus menjadi penutup kiprah Benny Dollo sebagai pelatih tim Garuda.

4 Maret:
PSSI resmi menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatih baru timnas senior dan timnas U-23 Indonesia. Pelatih asal Austria ini sebelumnya menukangi Laos U-23 dan sukses menembus semi-final SEA Games 2009. Namun, Riedl menyatakan negosiasi belum sepenuhnya mencapai kata sepakat.

10 Maret:
Akhirnya FIFA mencoret Indonesia sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2022 karena tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Upaya pencalonan sudah digaungkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid sejak akhir 2009, tetapi tidak mendapat tanggapan mesra dari Pemerintah. Dukungan serta jaminan dari Pemerintah itulah yang menjadi faktor kegagalan pencalonan Indonesia. Pada tahapan pencalonan, PSSI sudah memenuhi 14 dari 19 tahap yang diminta dan sedianya dukungan Pemerintah sudah didapat sebelum 9 Februari lalu sampai dinilai lagi 14 Mei.

21 Maret:
Pelaksanaan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) kian mendapat dukungan banyak pihak. Kalangan wartawan, sejumlah mantan pemain timnas, seperti Oyong Liza, tokoh olahraga nasional MF Siregar, dan pengusaha Arifin Panigoro menggelar diskusi reformasi sepakbola Indonesia.

28 Maret:
Nurdin Halid bereaksi atas penyelenggaaan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di Malang karena menilai pertemuan tersebut mencampuri urusan internal organisasi PSSI. "Desakan agar saya mundur di luar sistem. Kalau dituruti, sama saja dengan premanisme konstitusi," kilah Nurdin.

30-31 Maret:
Kongres Sepakbola Nasional (KSN) digelar di Malang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut menghadiri pertemuan yang diharapkan dapat menjadikan masa depan sepakbola Indonesia jadi lebih baik. Namun, KSN berakhir antiklimaks dengan menghasilkan rekomendasi yang sama sekali tidak menyinggung kepemimpinan Nurdin sebagai ketua umum PSSI. KSN justru makin menegaskan betapa kokohnya tancapan kuku seorang Nurdin di tubuh organisasi olahraga paling populer negara ini.

April
11 April:
Timnas futsal Indonesia berhasil menggondol gelar juara AFF Cup setelah membantai Malaysia 5-0 di Ho Chi Minh, Vietnam. Keberhasilan ini setidaknya dapat menghapus dahaga gelar persepakbolaan nasional barang sejenak. Apalagi perhatian pada cabang futsal tidak sebesar sepakbola konvensional.

13 April:
PSSI mengangkat Iman Arif menjadi ketua BTN yang baru. Iman adalah direktur sepakbola SSI Arsenal dan seorang pengusaha sebelum terjun ke dunia persepakbolaan nasional. Ketua BTN yang lama, Rahim Soekasah, dialihkan menjadi direktur badan pembinaan dan pengembangan pemain usia muda (BPPUM). Penempatan Rahim ke BPPUM sudah santer terdengar sejak Januari.

19 April:
Peringatan ulang tahun PSSI ke-80 dirayakan di Jakarta International Expo, Kemayoran. PSSI memberikan sejumlah penghargaan kepada mereka yang telah memajukan persepakbolaan Indonesia. Lencana emas diberikan kepada timnas SEA Games 1987 yang diwakili oleh Herry Kiswanto. Begitu pula kepada timnas SEA Games 1991 yang diwakili Robby Darwis. Penghargaan yang sama juga disematkan kepada timnas futsal yang berhasil menjuarai Piala AFF di Vietnam. Penghargaan Suratin Madya diberikan kepada Dali Taher dan Sutan Harhara; serta kepada Keluarga Timisela (Freddy, Hengky, Piece, Max) dan Sundoro.

29 April:
Laga ISL antara tuan rumah Persik Kediri dan Persebaya Surabaya gagal digelar karena tidak memperoleh izin dari kepolisian. Akibatnya, Persik dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin dan Persebaya memperoleh kemenangan WO. Namun, keputusan dianulir Komisi Banding dan pertandingan tetap harus digelar.

Mei
8 Mei:
Secara resmi Alfred Riedl muncul sebagai pelatih timnas Indonesia di dunia internasional. Kepada Reuters Riedl menyatakan, "berupaya melakukan segenap kemampuan seperti di masa lalu dan para pemain harus bersatu seratus persen jika ingin menjadi bagian dari tim".

14 Mei:
Empat pemain Sriwijaya FC diperiksa dan diamankan selama 24 jam oleh Poltabes Palembang menyusul penganiayaan terhadap suporter setelah pertandingan melawan Persija Jakarta. Empat pemain itu adalah Charis Yulianto, Cristian Warobay, Ambrizal, dan Isnan Ali. Inilah salah satu titik terendah hubungan antara pemain dan fans dalam sejarah persepakbolaan nasional. Pada perkembangannya, keempat pemain itu tidak lagi memperkuat Sriwijaya pada musim 2010/11.

18 Mei:
Widodo Cahyono Putro menjadi asisten pelatih timnas mendampingi Alfred Riedl. Sebelumnya Riedl sudah menetapkan Wolfgang Pikal sebagai asistennya. Sebagai pelatih kiper, BTN menetapkan Edi Harto untuk melengkapi susunan staf teknik tim.

21 Mei:
Ketua umum Pengcab PSSI Surabaya Saleh Ismail Sukadar dijatuhi sanksi larangan berkecimpung dalam kegiatan persepakbolaan nasional selama dua tahun karena melakukan pelanggaran organisasi. Komisi disiplin PSSI menilai Saleh nekat membentuk kepengurusan Pengcab PSSI Surabaya yang baru. Keputusan ini makin mempertegas perbedaan pendapat Saleh dengan PSSI.

29 Mei:
Persibo Bojonegoro berhasil menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia setelah mengalahkan Deltras Sidoarjo 3-1 di laga final. Kedua tim memastikan diri lolos ke ISL ditambah dengan Semen Padang yang keluar sebagai juara ketiga berkat kemenangan 1-0 atas Persiram Raja Ampat. Persiram masih berpeluang promosi jika mampu mengalahkan tim peringkat ke-15 ISL di laga play-off.

30 Mei:
Pekan terakhir ISL. Sebanyak delapan pertandingan sekaligus digelar pada hari ini. Arema Indonesia sudah memastikan diri sebagai juara liga empat hari sebelumnya setelah bermain imbang melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru. Namun, liga masih menyisakan satu laga penentuan play-off degradasi antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri yang batal digelar karena alasan keamanan. Masalah pertandingan tunda ini kemudian berlarut-larut hingga beberapa bulan kemudian.

Juni
9 Juni:
Alfred Riedl pulang sejenak ke Austria untuk menjalani operasi lutut. Sementara itu, sistem seleksi timnas terus digelar meski kompetisi sedang rehat dan fokus publik mengarah pada penyelenggaraan Piala Dunia di Afrika Selatan.

Juli
5 Juli:
Di tengah gegap gempita Piala Dunia di Afrika Selatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menagih langkah nyata pelaksanaan tujuh butir rekomendasi sewaktu Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di Malang, Maret lalu. Pada kesempatan yang sama, Presiden SBY juga berjanji mengupayakan agar timnas mendapat pelatih dengan rekam jejak yang baik. Padahal, Alfred Riedl sudah menandatangani kontrak selama dua tahun sebagai pelatih Garuda.

Pada hari yang sama, PSSI membawa rombongan sebanyak 60 orang untuk menonton langsung Piala Dunia di Afrika Selatan. Kebijakan ini mengundang kecaman publik karena menilai belum sepantasnya PSSI mengirim begitu banyak delegasi untuk melakukan "studi banding" tentang penyelenggaraan Piala Dunia. Belum lagi PSSI selalu merengek kekurangan dana mengembangkan persepakbolaan nasional. Namun, Sekjen PSSI Nugraha Besoes menyatakan biaya rombongan tidak berasal dari sponsor, anggaran pembinaan, maupun bantuan FIFA, melainkan "hasil usaha sendiri".

11 Juli:
Mantan pelatih timnas Turki Fatih Terim disebut-sebut menjadi figur yang tepat menangani tim Indonesia. Rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam lawatan ke Turki bahkan secara khusus mendekati Terim serta mengajaknya ke Indonesia untuk mewujudkan penjajakan. Terim bahkan dikatakan memberi tanggapan positif atas ajakan itu. Namun, seiring perkembangan waktu, kepastian kunjungan Terim ke Indonesia menguap begitu saja.

20 Juli:
PSSI menyatakan akan melakukan pemantauan sekaligus seleksi terhadap para pemain keturunan Indonesia yang ada di Belanda. Pemilihan pemain akan melibatkan langsung ketua BTN Iman Arif dan pelatih timnas Alfred Riedl. PSSI sudah mengantungi sejumlah nama yang akan didekati.

Agustus
1 Agustus:
Sriwijaya FC menjuarai Copa Indonesia setelah mengalahkan Arema Indonesia 2-1 di Solo. Pertandingan sempat diwarnai interupsi oleh (mantan) Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo karena menganggap wasit Jimmy Napitupulu tidak mampu memimpin sehingga memancing kericuhan penonton. Babak kedua tertunda pun setengah jam. Pada pertandingan final ini striker Arema Noh Alam Shah mendapat kartu merah pada babak pertama. Gelar juara sekaligus menjadi hadiah perpisahan manis bagi pelatih Rahmad Darmawan yang dipastikan tidak memperpanjang kontrak bersama Sriwijaya.

4 Agustus:
Laga Amal di stadion Gajayana, Malang, menjadi debut penampilan Irfan Bachdim di Indonesia. Selain Irfan, turut serta dalam laga amal dua pemain keturunan, yaitu Kim Kurniawan dan Alessandro Trabucco. Laga Amal ditujukan untuk menyumbang dua legenda sepakbola tanah air, Lucky Acub Zainal dan Rusdy Bahalwan.

5 Agustus:
Laga tunda ISL Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya di stadion Brawijaya, Kediri, batal digelar. Pengawas Pertandingan dari PT LI menyatakan pertandingan tidak bisa diselenggarakan, tetapi tidak disebutkan alasan pembatalan yang jelas. Pembatalan ini merupakan kali kedua yang terjadi.

8 Agustus:
Setelah memberikan kesempatan, BLI akhirnya menetapkan tanggal ini sebagai jadwal pasti untuk laga tunda Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Palembang. Merasa tidak mendapat keadilan, Persebaya memilih tidak berangkat dan Persik pun menang WO 3-0. Meski demikian, Persik tetap terdegradasi karena kalah selisih gol dari Pelita Jaya di klasemen akhir ISL.

10 Agustus:
Pelita Jaya memastikan diri bertahan di ISL setelah menundukkan tim Divisi Utama, Persiram Raja Ampat, 4-2 melalui adu penalti pada laga play-off. Laga dua tim berjalan membosankan dan tidak menghasilkan gol sepanjang waktu normal ditambah perpanjangan waktu.

September
15 September:
AFF menggelar undian penyisihan Suzuki Cup 2010 di Hanoi, Vietnam. Hasilnya, Indonesia, yang menjadi tuan rumah, berada di grup berat bersama Malaysia, Thailand, dan pemenang babak kualifikasi -- belakangan tiket ini direbut Laos. Grup lain berisi tuan rumah Vietnam, Singapura, Myanmar, dan runner-up kualifikasi -- yaitu Filipina.

16 September:
Muncul kabar klub top Uruguay, Club Atletico Penarol, merekrut dua pemain SAD Indonesia yang berlatih di kompetisi Cuarta Division setempat, Syamsir Alam dan Reffa Money. Namun, ternyata kehadiran dua pemain muda Indonesia itu hanya sebagai wakil pemain untuk menyepakati kerja sama kedua tim.

17 September:
Sebanyak 15 klub Indonesia berkumpul di Jakarta dan sepakat membentuk Liga Primer Indonesia (LPI). Klub-klub tersebut adalah PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Arema Malang, Persija Jakarta, PSMS Medan, Persipura Jayapura, Semen Padang, Persitara Jakarta Utara, PSPS Pekanbaru, PSS Sleman, Persijap Jepara, PSIS Semarang, Persema Malang, Deltras Sidoarjo, dan Persibo Bojonegoro. Lima klub lain juga diklaim mendukung LPI meski tidak datang dalam pertemuan, yaitu Sriwijaya FC, Persita Tangerang, Persib Bandung, Persis Solo, dan Mitra Kukar.

Salah satu gagasan LPI adalah membagi seluruh keuntungan kepada klub peserta. Selain itu, LPI bertujuan agar klub-klub peserta bebas dari dana APBD. Tentang kemungkinan sanksi dari pihak otoritas resmi, LPI menyatakan akan membahas dengan PSSI agar kompetisi dapat berjalan.

Sebagai langkah awal, kabarnya konsorsium LPI akan memberikan subsidi hingga Rp20 milyar kepada klub-klub peserta.

26 September:
Pekan perdana ISL musim 2010/11 dipentaskan. Sebagai penanda kick-off kompetisi, digelar pertandingan Semen Padang melawan Persipura Jayapura dan PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta. Kedua pertandingan itu berakhir dengan hasil imbang, masing-masing 1-1 dan 2-2.

Oktober
4 Oktober:
Khusus menghadapi Uruguay, Indonesia memanggil lima pemain keturunan untuk memperkuat tim. Namun, Sergio van Dijk dan Jeffry de Vischer tidak bisa memenuhi panggilan. Sementara, Tobias Waisapy, Jhonny van Beukering, dan Rafael Maitimo sempat berlatih dengan timnas meski akhirnya tidak bisa dimainkan dalam pertandingan karena masalah paspor.

5 Oktober:
PSSI mengajukan permintaan anggaran pembangunan basecamp timnas dan pembangunan akademi sepakbola nasional kepada DPR RI dengan angka yang fantastis: Rp1,4 triliun! Permintaan tersebut mengundang komentar dari anggota Komisi X DPR RI, Dedi Gumelar. "Belum sebanding dengan prestasi yang ada selama ini. Giliran diminta transparansi, PSSI malah berlindung di balik statuta," tukasnya.

8 Oktober:
Setelah menunggu lima bulan lamanya, Alfred Riedl akhirnya memulai debut sebagai pelatih timnas Indonesia. Tugasnya tidak ringan karena harus menghadapi semi-finalis Piala Dunia 2010, Uruguay. Meski sempat unggul melalui gol Boaz Solossa, Indonesia menyerah telak 7-1.

12 Oktober:
Indonesia menjalani laga uji coba internasional kedua dan sukses mengalahkan Maladewa 3-0 di stadion Siliwangi, Bandung. Dua pemain debutan, Oktovianus Maniani dan Yongki Aribowo, mencetak gol dalam pertandingan ini.

14 Oktober:
Kiprah Alfred Riedl ternyata tidak membuat ketua umum PSSI Nurdin Halid puas. Kepada wartawan Nurdin mengaku sudah memerintahkan BTN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja Riedl. Pernyataan ini muncul setelah muncul rumor tidak harmonisnya hubungan Riedl dengan manajer Andi Darussalam Tabusalla karena mengusir dokter pribadi sang manajer dari rapat tim.

24 Oktober:
Sebanyak 17 klub mendeklarasikan pembentukan Liga Primer Indonesia (LPI) di Entertainment Plaza, Semarang. Klub-klub tersebut adalah Bali FC, Batavia FC, Bogor Raya FC, Jakarta FC, Manado United, Maung Bandung Raya, Medan Chiefs, Persebaya Surabaya, Persema Malang, Arema Malang, Persibo Bojonegoro, Persis Solo, PSM Makasar, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Semarang United, dan Semen Padang. General manager LPI Arya Abhiseka menyatakan sebenarnya ada 20 klub yang berkomitmen bergabung, tetapi tiga klub tidak hadir, yaitu Persisam Samarinda, Bontang FC, dan Deltras Sidoarjo.

November
5 November:
Cristian Gonzales resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) per 3 November dan dipresentasikan kepada media oleh BTN. Salah satu faktor Gonzales dapat memperoleh paspor Indonesia adalah karena sudah bermain tujuh tahun di tanah air dan bahkan menikahi wanita Indonesia, Eva Siregar. Kehadiran Gonzales langsung dimanfaatkan Alfred Riedl dengan memanggilnya untuk bersiap menuju AFF Suzuki Cup.

7 November:
Secara mendadak PSSI memberhentikan Iman Arif sebagai ketua BTN dan melakukan restrukturisasi organisasi. SK pemberhentian dikeluarkan per tanggal 29 Oktober dan mencabut keputusan SK tanggal 7 Juli tentang pengangkatan Iman. Ketua BTN baru dijabat Nirwan Bakrie dan Hamka Kady selaku sekretaris. Iman dimutasi menjadi deputi bidang teknis.

12 November:
Alfred Riedl akhirnya mencoret nama Boaz Solossa dari daftar skuad yang dipersiapkan untuk AFF Suzuki Cup 2010. Riedl mengatakan sudah cukup bersabar menanti kedatangan Boaz dari Jayapura karena menunggui anaknya yang sedang sakit. Keputusan tegas ini mengundang reaksi pro dan kontra dari masyarakat tentang keseriusan Boaz membela tim Garuda.

22 November:
Club Atletico Penarol resmi merekrut Syamsir Alam dan Zainal Haq untuk mengikuti liga Uruguay U-19 mulai tahun 2011. Tiga hari sebelumnya tim SAD Indonesia sudah kembali ke Jakarta dari Montevideo dan berikutnya menjalani dua laga uji coba.

Desember
1-29 Desember:
Meski mengawali AFF Suzuki Cup 2010 dengan penampilan prima, Indonesia akhirnya harus puas dengan menempati posisi runner-up. Dalam dua laga final, Indonesia gagal meraih hasil positif di kandang Malaysia dan kalah 3-0. Hasil tersebut terbukti menjadi kunci keberhasilan Malaysia menjadi juara baru AFF Suzuki Cup karena pada laga kedua di Senayan mereka "hanya" kalah 2-1.

Penampilan Indonesia di turnamen mengundang antusiasme publik yang turut diwarnai lahirnya idola baru, Irfan Bachdim. Antrean tiket pertandingan menjadi topik pembahasan tersendiri karena ratusan ribu orang berjubel memperebutkan tiket pertandingan. Ketidakteraturan proses penjualan tiket menjadi sorotan banyak pihak, tapi PSSI bergeming dan malah menaikkan harga tiket sejak laga semi-final hingga final.

Kekisruhan penjualan tiket mencapai puncak pada 26 Desember ketika sejumlah calon penonton Kategori III merangsek masuk lapangan stadion GBK, Senayan, dan merusak pagar pembatas stadion. Dikhawatirkan laga final berlangsung panas karena Indonesia kalah 3-0 di kandang Malaysia. Selain itu, kekalahan diwarnai insiden laser dari penonton tuan rumah kepada sejumlah pemain Indonesia. Namun, hebatnya, pertandingan final berjalan tertib dan fans tetap mengelu-elukan timnas Garuda sepanjang dan sesudah pertandingan meski gagal menjadi juara.

22 Desember:
LPI menggelar acara peluncuran bagi undangan dan media di Hotel Kempinski, Jakarta. Acara turut dihadiri sejumlah tokoh, seperti Sutiyoso, Anies Baswedan, Effendi Anas, Bambang Harimurti, Marsilam Simanjuntak; serta Walikota Malang Peni Suparto, Walikota Makassar Ilham Sirajudin, Bupati Bojonegoro Suyoto, Wakil Walikota Solo FX Hadi Rudianto, dan Wakil Walikota Surabaya Bambang DH. Kompetisi direncanakan bergulir mulai 8 Januari 2011 di Solo.

30 Desember:
Tiga klub ISL, Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM Makassar, menyatakan mundur dari kompetisi dan memilih fokus mengikuti LPI. Atas keputusan tersebut, PT LI menjatuhkan hukuman degradasi kepada mereka. Keberlangsungan dan dualisme kompetisi dan akan menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI di awal tahun baru.

Read More......

HAPPY NEW YEAR...!!!! 2011


SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU.. -ABDUL JABBAR-

Read More......

Biografi Irfan Bachdim, Bintang Baru Sepakbola Indonesia


Irfan Haarys Bachdim adalah pemuda kelahiran Amsterdam, Belanda, 22 tahun silam. Irfan Bachdim berdarah indo / ‘blasteran’. Ayahnya, Nouval Bachdim, adalah pria berkebangsaan Indonesia sedangkan Ibunya, Hester Bachdim, berkebangsaan Belanda.

Sejak kecil Irfan sangat menggemari olahraga sepakbola. Bakat dan minatnya ini diturunkan oleh sang ayah yang mantan pemain sepakbola. Sang ayah, Nouval Bachdim pernah memperkuat klub Persema Malang pada medio 80 an. Kedua orang tua Irfan sangat mendukung hobi anaknya. Pada usia 11 tahun, mereka menyekolahkan Irfan di akademi Junior klub Ajax Amsterdam yang terkenal
banyak menghasilkan pemain kelas dunia. Disinilah Irfan mengasah bakatnya bermain sepakbola.

Berselang 3 tahun kemudian, bakat Irfan tersendus seorang pencari bakat dari klub Utrecht FC, Irfan lalu bergabung ke dalam tim junior klub tersebut, dan menjadi andalan di sana selama kurang lebih empat tahun (2003-2007). Namun sayangnya Irfan kesulitan menembus tim inti Utrecht FC. Dirinya hanya pernah sekali memperkuat Utrecht dalam pertandingan Eredivisie (Liga premier Belanda) melawan VVV Venlo. Meskipun bermain selama 90 menit, Irfan tak memberi kontribusi apapun dalam pertandingan itu. Pertandingan tersebut menjadi yang pertama dan terakhir bagi Irfan di tim inti Utrecht FC. Ia dilepas oleh klub itu tak lama setelahnya.

Setelah di Utrecht, Irfan berlabuh di klub divisi 2 Belanda, HFH Harlem. Lagi-lagi disini bakat Irfan tersia-sia. Ia tak sempat sekalipun membela klubnya. Kemudian pada tahun 2010, Irfan memutuskan untuk kembali ke kampung halaman ayahnya, Indonesia. Irfan sempat melamar di beberapa klub sepakbola seperti Persija dan Persib, namun kerap gagal dalam tes. Namun pada akhirnya, dirinya berhasil diterima dan kini memperkuat Persema Malang, klub ayahnya dulu.

Meski berkewarganegaraan ganda, Irfan Bachdim amat sangat ingin untuk membela tim nasional Indonesia. Pada tahun 2006 silam, dirinya pernah hampir memperkuat tim nasional Indonesia U23 (di bawah usia 23) di ajang Asian Games 2006 yang digelar di Qatar. Namun kala itu cedera membuat Irfan terpaksa mengundurkan diri.

Namun penampilan gemilangnya bersama Persema membuat pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl tertarik untuk memboyongnya bersama timnas senior untuk ajang AFF Suzuki Cup 2010. Impian Irfan pun tercapai, dirinya hingga kini tercatat sudah 3 kali mengenakan kostum merah putih, yakni di pertandingan melawan Timor Leste (persahabatan), China Taipei (persahabatan), dan Malaysia (pertandingan pertama grup A AFF Cup 2010). Irfan mengenakan nomor punggung 17 di timnas, yang membuat dirinya mendapat julukan IB17 (Irfan Bachdim-17) dari sebagian penikmat bola.

Pertandingan melawan Malaysia tersebut melambungkan nama Irfan setinggi langit. Permainannya yang lugas dan wajah tampannya membuat penggemarnya berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari kaum Hawa hinga kaum Adam. Irfan sendiri mencetak gol yang menutup pertandingan tersebut dengan skor 5-1 untuk Indonesia.

Irfan Bachdim dapat bermain di sejumlah posisi, namun posisi alaminya adalah second striker / trequarista. Yakni posisi dimana seorang pemain berada di lini antara striker dan gelandang. Irfan adalah pemain yang punya visi dan pergerakan tanpa bola yang bagus. Ia mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya dengan umpan-umpan pendek yang rapi dan pergerakan yang tak terduga. Kehadirannya memberi warna ‘Eropa’ bagi pola permainan timnas yang selama ini hanya mengandalkan dribel dan kemampuan fisik semata.

Kini, nama Irfan Bachdim mulai tak asing bagi masyarakat Indonesia, terlepas dari penikmat bola atau tidak. Hal ini dapat dilihat dalam akun twitter miliknya. Sebelum pertandingan kemarin, akun twitter Irfan ‘hanya’ diikuti oleh 8 ribu tweeps (sebutan bagi pemakai Twitter). Namun setelah pertandingan, jumlah tersebut melonjak menjadi 23 ribu, dan terus bertambah hingga sekarang. Rata-rata penggemar baru Irfan adalah kaum hawa yang terpikat oleh ketampanannya.

Namun bagi mereka yang berharap bisa mendapatkan hati seorang Irfan Bachdim nampaknya harus gigit jari. Pasalnya Irfan kini sudah mempunyai seorang kekasih.Dia adalah Jennifer Jasmin Kurniawan, seorang model ‘panas’ Jerman berdarah Indonesia. Jennifer juga merupakan kakak dari Kim Jeffrey Kurniawan, seorang pemain sepakbola yang rencananya akan dinaturalisasi bersama Irfan (namun gagal karena masih didera cidera).

Kedua sejoli ini sedang hangat-hangatnya berkasmaran. Pada saat mencetak gol melawan Malaysia, Irfan mengatakan bahwa gol tersebut ia persembahkan kepada kekasihnya. Jennifer sendiri tak kalah ‘serius’. Ia telah mengganti nama akun twitternya menjadi ‘JenniferBachdim’ sejak berpacaran dengan Irfan 3 bulan yang lalu. Rencananya Jennifer akan mengikuti jejak Irfan berkarir di Indonesia. Ia akan datang dan menetap di Indonesia pada 22 Desember mendatang.

Kini harapan besar terletak di pundak Irfan dan timnas Indonesia. Mereka diharapkan dapat merebut gelar juara AFF tahun ini, karena Indonesia sudah belasan tahun tidak mencicipi gelar apapun dari panggung sepakbola internasional. Dapatkah Irfan bermain konstan dan menunjukkan kecintaanya kepada Garuda Merah Putih? Kita nantikan saja kiprahnya di kancah sepakbola bersama timnas Indonesia. Maju terus, Garuda Muda!

Profil singkat Irfan Bachdim:

Nama lengkap : Irfan Haarys Bachdim
Nama beken : Irfan Bachdim / IB17
Tempat / Tanggal lahir : Amsterdam, Belanda / 11 Agustus 1988 (umur 22)
Tinggi : 1.72 m (5 ft 8 in)
Posisi bermain : Gelandang, Striker
Twitter : http://twitter.com/irfanbachdim10

Informasi klub

Klub saat ini : Persema Malang / Nomor : 10

Klub junior
1999-2001 : Ajax Amsterdam
2002 : SV Argon
2003-2007 : FC Utrecht

Klub senior
2008-2009 FC Utrecht 1 (0)
2009 HFC Haarlem 0 (0)
2010 Persema Malang 6 (3)

Tim Nasional:
Indonesia (2010-sekarang) (3 main / 1 gol)

Read More......

Biografi Arif Suyono, Supersub Timnas Indonesia


Arif Suyono dilahirkan di Batu, Malang, 26 tahun silam. Dirinya merupakan putra asli daerah penghasil apel tersebut.

Arif memperdalam ilmu sepakbolanya di SSB Wastra Indah pada tahun 2000 silam. Hanya setahun disana, Arif ditarik untuk memperkuat klub lokal PS Putra Jaya Batu pada tahun 2001. Di tahun yang sama, Arif hijrah ke klub elit Arema, ia masuk ke dalam tim junior klub tersebut. Pada tahun 2002, Arif kembali pindah klub. Kali ini, ia memperkuat tim junior klub elit kota Malang lainnya, Persema.

Di Persema karir Arif sebagai pesepakbola profesional dimulai. Kemampuannya membuat dirinya ditarik untuk memperkuat tim inti klub tersebut. Selama 2 tahun Arif berjibaku bersama Persema Malang, akhirnya pada tahun 2004, Arif menandatangani kontrak dengan klub elit Arema. Di klub inilah Arif bersinar cemerlang. Selama 4 musim (2005-2009) dirinya memperkuat tim kebanggaan Aremania itu. Ia pun ikut mengantarkan Arema juara Copa Indonesia dua kali berturut-turut tahun 2005 dan 2006.
Namun pada awal musim 2010, Arif memutuskan untuk pindah ke klub asal Palembang Sriwijaya FC. Alasannya, ia ingin merasakan puncak karir. Maklum, pada awal musim ini, Sriwijaya menjadi tim paling disegani di ISL.

Kecemerlangan Arif di level klub membuat dirinya terpanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia. Arif sempat memperkuat timnas U19 dan U23 sebelum akhirnya masuk jajaran pemain timnas senior. Dirinya menjadi salah satu dari 22 pemain yang dipanggil untuk bertarung di AFF Cup 2010.

Terbukti pemilihan tersebut tepat. Arif semakin bersinar di tim nasional Indonesia. 2 gol telah dibukukannya di ajang AFF. Uniknya, keduanya dibuat pada saat ia berstatus sebagai pemain pengganti. Predikat ‘supersub’ pun kini disandangnya. Pemain jangkung ini juga masuk jajaran top skorer piala AFF 2010 bersama 3 pemain timnas lainnya, yakni M.Ridwan, Irfan Bachdim dan Firman Utina.

Arif berposisi sebagai sayap kanan. Pemain berjulukan ‘Keceng’ ini memiliki kecepatan, stamina dan akselerasi di atas rata-rata. Selain itu, positioningnya juga baik. Satu gol yang dilesakkannya ke gawang Laos menjadi bukti bagaimana bagusnya penempatan posisi pemain ini. Keceng juga dikenal memiliki permainan yang stabil dan konsisten. Umpan-umpannya sering memanjakan barisan penyerang timnya.

Arif Suyono telah menjelma menjadi salah satu pemain kunci tim nasional. Meskipun tidak tampil sebagai starter, lawan manapun pasti akan jeri melihat aksi dan ketajamannya. Tidak menutup kemungkinan Arif masih dapat berprestasi lebih di kancah sepakbola nasional, mengingat ia baru menyentuh usia kematangan seorang pesepakbola.

Kita nantikan kejutan lagi dari Arif di ajang AFF. Go Keceng!

Profil singkat Arif Suyono:

Nama lengkap : Arif Suyono

Nama beken : Keceng

Tempat / Tanggal Lahir : Batu, Malang / 3 Januari 1984

Tinggi: 174 cm

Posisi: Gelandang sayap

Karir:

Klub

SSB Wastra Indah (2000)

PS Putra Jaya Batu (2001)

Arema Jr (2001)

Persema Jr (2002)

Persema Malang (2003-2004)

Arema Malang (2005-2009)

Sriwijaya FC (2010-sekarang)

Timnas

Timnas U-19 (2004)

Timnas U-23 (2007)

Timnas Senior (2010-sekarang) (16 main /4 gol)

Read More......

biografi ahmad bustomi


Masuknya Alfred Riedl sebagai pelatih timnas Indonesia membawa berkah bagi Ahmad Bustomi. Gelandang Arema itu kini menjadi pemain inti di Piala AFF 2010. Posisi yang tidak pernah ia bayangkan selepas kegagalan di timnas U-23 di Asian Games 2006 Qatar.

Ketika itu Bustomi memang salah satu jangkar lini tengah timnas U-23. Sayang, persiapan selama kurang lebih 6 bulan di kota Drachten, Belanda, berakhir kurang mengesankan.

Pemusatan latihan di Belanda merupakan salah satu pengalaman berkesan dalam karier sepak bola saya karena saat itu merupakan kesempatan pertama saya ke luar negeri," kata Bustomi polos.

Artikel Asli Berjudul Profil Bintang: Ahmad Bustomi ~ Berita Sepak Bola Dunia | Piala Eropa 2012
di http://bolagoalnet.blogspot.com
Pemain asli Jombang yang besar di Malang itu pun mengaku bersyukur dengan apa yang diperolehnya saat ini. Selain bermain di salah satu klub besar di Tanah Air, Bustomi juga tinggal selangkah lagi memeluk trofi Piala AFF.

Peluang cukup terbuka mengingat timnas saat ini sungguh kondusif. "Di timnas ini kekeluargaannya sangat terasa kuat. Kami merasa sebagai satu kesatuan, satu bangsa. kami semua menyadari tujuan Kami disini untuk apa. Kami juga sudah sangat siap berlaga di final nanti," sebutnya.

Bisa dibilang Bustomi adalah salah seorang pemain proyek regenerasi timnas senior. Posisi gelandang bertahan yang ditempatinya saat ini sebelumnya ditempati Punaryo Astaman. Peran itu pula yang dulunya jadi posisi favorit idola Bustomi, yaitu Bima Sakti, mantan kapten timnas senior dan Primavera.

"Terus terang saya banyak belajar dari mas Bima. Itu karena kami sama-sama bermain sebagai gelandang. Beruntung saya pernah satu klub di Persema. Saya punya hubungan erat dengannya," kata Cimot, panggilan akrab Bustomi, yang satu tim dengan Bima sejak musim 2005 hingga 2008.

Untuk posisi ini, mantan kapten timnas itu memang menjadi idola banyak pemain. Sebelum Bustomi, Syamsul Chaeruddin, gelandang Persija, juga mengidolakan Bima sebagai salah satu mentor terpentingnya.

Selain Bima, ada pula pelatih yang berperan terhadap perkembangan karir selama ini. Bustomi pun mengungkapkan perjalanannya sejauh ini tak lepas dari tangan dingin pelatih kawakan Danurwindo.

"Dari om Danur saya belajar banyak. Apalagi, saya pertama bermain di level senior langsung ditanganinya. Danur adalah salah satu pelatih yang meletakkan dasar permainan di lapangan pada kompetisi level tertinggi," ujar Bustomi, yang jadi anak didik Danurwindo di Persema mulai musim 2005.

Namun, lebih dari itu, Bustomi mengungkapkan peran paling besar dalam karirnya saat ini tetaplah milik bunda tercinta, Sarmianti. "Pengorbanan ibu sungguh besar. Dulu demi sebuah sepatu sepak bola, ibu sampai menjual satu-satunya perhiasan miliknya. Saya selalu terharu jika mengingat momen itu," ungkap Bustomi, yang mengakui sangat menyayangi sang ibu.

Sebagai bentuk terima kasih kepada orangtuanya, Bustomi akan memberangkatkan ayah dan ibunya menunaikan ibadah haji pada tahun depan. "Peran dan pengorbanan orangtua lebih besar daripada apa yang saya berikan," kata pemain yang belum lama ini mengakhiri masa lajangnya dengan mempersunting wanita cantik, Fina Dian Sari.

Data diri:
Nama Lengkap: Ahmad Bustomi
Panggilan: Tomi, Cimot
Tanggal lahir: 13 Juli 1985
Postur: 169 cm/65 kg
Orangtua: Jumari/Sarmianti
Istri: Fian Dian Sari
Pemain Idola: Andrea Pirlo dan Bima Sakti
Klub favorit: Barcelona
No Punggung: 19
Karir Klub: Persikoba Batu (2004), Persema (2005-2008), Arema (2008-sekarang)
Karir timnas: Timnas U-23 (2006-2007), Timnas Piala AFF (2010)

Read More......

Kamis, 30 Desember 2010

Fakta-Fakta di AFF Cup 2010


Berikut adalah fakta yang dihimpun selama piala suzuki AFF 2010 berlangsung:

1.Indonesia adalah peserta yang paling banyak mencetak gol yaitu 17 gol
2.Laos adalah peserta yang paling banyak kebobolan yaitu 13 gol
3.Score terbesar adalah saat Vietnam menghancurkan Myanmar 7-1
4.Di piala AFF tahun 2010 ini mendapat juara baru yaitu Malaysia
5.Di semifinal ada 3 negara yang belum pernah menjadi juara AFF yaitu Indonesia,Malaysia dan Phillipina
6.Indonesia memenangkan 5 kali pertandingan berturut-turut sebelum dikalahkan 0 - 3 oleh malaysia
vs Malaysia = 5 - 1
vs Laos = 6 - 0
vs Thailand = 2 - 1
vs Phillipina {Leg 1} = 1 - 0
vs Phillipina {Leg 2} = 1 - 0
vs Malaysia {Leg 1} = 0 - 3
7.Ada 8 tim yang ikut Piala AFF edisi ke 8 ini
Indonesia, Malaysia, Phillipina, Vietnam, Thailand, Laos, Myanmar, Singapura
8.Ada 3 negara yang menggunakan pemain naturalisasi yaitu indonesia,singapura dan phillipina
9.Malaysia dan Myanmar adalah tim yang menggunakan jasa pelatih lokal yaitu malaysia oleh Raja Gobal dan Myanmar oleh Tin Myint Aung
10.Suporter Malaysia adalah suporter yang tidak sportif , mereka menggunakan laser dan petasan saat bertemu vietnam dan indonesia
11.Di edisi Piala AFF tahun ini Indonesia mendpat dukungan dari beberapa pemain sepakbola dunia seperti Rio Ferdinand, Cesc Fabregas , Ryan Babel melalui akun twitter pribadinya
12.Top Skor adalah Mohammad Saffe Sali dari Malaysia yang mencetak 5 gol dan 3 gol diantaranya ke gawang indonesia.
13.Pemain Terbaik adalah Firman Utina
14.Fair Play Award diberikan kepada PHILLIPINA
15.Selama perhelatan AFF tercipta 51 gol ,65 kartu kuning dan 4 kartu merah
16.Cristian Gonzales pemain yang paling sering kena offside yaitu 10 kali
17.Pemain Tertua adalah Aleksander Duric dari Singapura dengan usia 40 tahun gan,dia lahir 12 Agustus 1970
18.Indonesia merupakan tim paling banyak mencatat kemenangan, yakni dengan 6 kemenangan
19.Tiba-tiba semua pada gila bola ga kenal cewe, cowo, nenek, kakek, dan lainnya
20.Sebagai sumber pembelajaran bagi rakyat Indonesia (banyak yang berubah menjadi bijak padahal sebelumnya senang memaki, leg pertama pada suka maki, abis leg ke 2 eh, pada bijak semua)
21.Toko sport apalagi di FJB di mana pun kebanjiran pelanggan buat beli aksesoris timnas
22.Sejak PIALA AFF , Infotainment, acara musik , berita semuanya jadi rajin ngunjungin timnas, Banyak Warga Indonesia Makin Cinta Sama Tanah airnya yang tadinya biasa aja kini sampe tergila gila
23.Gara gara timnas Indonesia main bagus di AFF , Indonesia jadi trending topic di Twitter , Facebook sama situs jejaring lainya
\

Read More......

irfan bachdim menangis



Irfan Bachdim Menangis. Laga Final Piala Aff 2010 Leg II telah menghasilkan juara baru, Malaysia. Banyak kejadian-kejadian menarik yang terjadi disana selain kemenangan Timnas Indonesia atas Malaysia 2-1, meski hasil tersebut tidak bisa menjadikan Indonesia Juara.

Stadion Gelora Bung Karno pun juga dipenuhi dengan wajah-wajah cantik artis ibukota yang ikut menyemangati Timnas Garuda kita. Namun ada yang menarik disini, yaitu Irfan Bachdim menangis.
Irfan Bachdim terlihat menangis kala diganti Eka Ramdani dalam laga Final Piala AFF 2010 leg II di menit ke-57. Saat itu, Indonesia tertinggal lewat gol striker Malaysia, Mohd Safee Sali.

Bachdim terlihat tertunduk. Tangannya terlihat mengusap kelopak mata yang basah. Meski begitu, ia berusaha kuat dan tetap melangkah ke bangku cadangan.

Skor akhir pertandingan 2-1 untuk Indonesia. Pun skor itu tak membuat Malaysia terjegal. Tiga gol kandang mereka membuat agregat skor akhir menjadi 4-2. Mereka menjadi Juara Baru di ajang Piala AFF 2010.

Read More......

Luna Maya Ikut Nonton Bola


Kekasih Ariel Peterpan, terdakwa kasus video mesum artis, Luna Maya, terlihat berada diantara ribuan penonton di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010).

Luna tampak menggunakan kaos timmnas berwarna merah. Wajahnya juga dicat dengan warna merah putih.

Selain Luna, terlihat juga Manohara diantara pendukung penonton.

Pertandingan final antara Indonesia versus Malaysia memang mengundang banyak perhatian banyak kalangan. Bukan cuma penggila bola, para pejabat pun tak ketinggalan menyaksikan langsung di Stadion Gelora Bung Karno. (ans)

Read More......

Bambang: Kita Tidak Kalah


Pelatih Alfred Riedl menyebut Indonesia tidak beruntung gagal merebut gelar juara Piala AFF 2010. Ketidakberuntungan ini juga diakui kapten tim Bambang Pamungkas.

"Kita tidak kalah. Kita hanya tak beruntung," kata Bepe seusai pertandingan final Piala AFF leg kedua, Rabu, 29 Desember 2010.

Menurut Bepe, hasil 2-1 menunjukkan bahwa Indonesia tak kalah kualitas dari Malaysia. Hanya kekalahan 0-3 di kandang Malaysia menggagalkan impian Indonesia menjadi juara Piala AFF untuk kali pertama.

"Kami telah berjuang bersama untuk meraih kemenangan. Hanya saja keberuntungan lebih berpihak kepada Malaysia," lanjut kapten yang tak pernah menjadi starter ini.

Riedl selama ini menjadikan Bepe sebagai kartu truf. Ini terlihat saat Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 di pertandingan terakhir penyisihan Grup A setelah tertinggal lebih dahulu.

Read More......

Riedl Nilai Firman Utina Tak Bersalah


Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, tidak menyalahkan Firman Utina atas kegagalan mengeksekusi penalti saat tim Garuda mengalahkan Malaysia 2-1 pada final kedua Piala AFF 2010, Rabu 29 Desember 2010.

Firman gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-15 setelah tendangannya ditangkap kiper Malaysia Khairul Fahmi Che Mat. Padahal peluang itu bisa dikatakan sebagai momentum yang bisa membangkitkan semangat timnas Indonesia di pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu 29 Desember 2010.

Meski gagal melakukan penalti, Riedl menegaskan dirinya tidak menyalahkan Firman. Pelatih asal Austria itu tidak ingin berandai-andai dengan kemungkinan yang ada.

"Kalau Firman mencetak penalti itu, mungkin ada momentum bagus bagi kami. Tapi, juga ada kemungkinan-kemungkinan lainnya. Belum tentu kami bisa mencetak gol selanjutnya," papar Riedl dalam jumpa pers usai pertandingan.

Read More......

Irfan Bachdim Bangga Jadi Orang Indonesia


Striker Indonesia Irfan Bachdim gagal mempersembahkan gelar juara di debutnya bersama timnas. Indonesia akhirnya cuma jadi Runner Up di ajang Piala AFF yang berlangsung dari 1-29 Desember 2010.

Di babak final leg kedua kemarin, Rabu 29 Desember 2010, Bachdim cs memang menang 2-1 atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Namun secara agregat kalah 2-4, sebab di leg pertama tumbang 0-3 di kandang Malaysia.

Meski demikian rasa terima kasih dihaturkan Bachdim pada pendukung Indonesia yang hadir malam tadi. Bagaimana tidak, raungan 80 ribu lebih penonton, jadi suntikan penting atas terciptanya dua gol Indonesia.

"Saya sangat bangga dengan suporter Indonesia. Kalian semua hebat!Benar-benar pendukung terbaik di dunia. Saya bangga akan kalian dan saya bangga jadi orang Indonesia," kata Bachdim dalam akun Twitternya beberapa jam pasca pertandingan berakhir.

Ini menjadi kali kedua Indonesia mengalahkan Malaysia di Piala AFF 2010 yang digelar SUGBK. Sebelumnya di penyisihan Grup A, tim Merah Putih juga menang 5-1. Saat itu Bachdim menyumbang satu gol di masa Injury Time.

"Kami dua kali mengalahkan mereka. Belum cukup untuk merebut Trophy juara. Tapi kami adalah tim terbaik di turnamen. Dan pendukung kami adalah yang terbaik," tambah Bachdim.

Read More......

Kapten Malaysia Ingin Rasakan Liga Indonesia


Bertambah satu lagi pemain timnas Malaysia yang ingin tampil di liga Indonesia. Setelah striker Safee Sali, kini giliran kapten Harimau Malaya, Mohammad Safiq Rahim juga memimpikan hal yang sama.

"Kalau ada kesempatan, ya saya ingin bermain di Indonesia," katanya kepada wartawan di mixed zone, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Rabu, 29 Desember 2010.

Mengenai klub yang diinginkannya, Safiq belum punya pilihan. "Saya belum tahu klub yang mana, tapi saya punya keinginan bisa bermain di Indonesia," kata gelandang yang kini masih bergabung dengan Selangor FC itu.

"Sriwijaya FC. Dia ingin main di klub Sriwijaya FC," kata pelatih Rajagobal menimpali keterangan Safiq.

Saat ditemui wartawan, Safiq masih menggenggam erat trofi Piala AFFF yang baru saja diraih timnya. Trofi bergengsi tersebut diraih Harimau Malaya usai mengalahkan Indonesia di final dengan agregat 4-2.

"Saya senang tim ini bisa meraih gelar juara malam ini. Pertandingan malam ini sangat luar biasa," kata pria berusia 23 tahun tersebut.

Sebelumnya, top scorer Mohd Safee Sali juga mengatakan ingin tampil di liga Indonesia. Striker andalan Harimau Malaya itu mengungkapkan hal ini usai mencetak dua gol ke gawang Indonesia pada leg pertama lalu.

Malaysia memang kalah 1-2 dari tim Garuda pada final kedua yang digelar, kemarin malam. Namun kemenangan 3-0 di leg pertama membuat pasukan Rajagobal sukses menjadi juara baru di pentas dua tahunan ini.

Read More......

'Kalau Bos Bilang Saya Dipecat, Saya Siap'


Indonesia memang bisa memenangi final Piala AFF leg kedua melawan Malaysia dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu, 29 Desember 2010. Sayang, kemenangan ini gagal mengejar defisit tiga gol dari final leg pertama.

Pelatih Tim Nasional Indonesia, Alfred Riedl, sudah siap mendapatkan tekanan akibat kegagalan timnya menjadi juara. Ia menegaskan dirinya siap dengan apa pun keputusan yang dikeluarkan PSSI menyusul kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF.

"Saya di sini hanyalah karyawan. Kalau bos bilang saya dipecat, saya siap. Presiden (Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid) bisa memutuskan segalanya," kata Riedl di Jakarta.

"Saya masih punya kontrak sekitar 16 bulan, tapi dalam sepakbola Anda tidak tahu apa yang akan terjadi. Mungkin saja dalam dua bulan saya dipecat. Tidak ada yang tahu," ujar Riedl.

Nurdin Halid seusai pertandingan mengatakan kalau Riedl akan tetap terus menangani timnas. Menurut Nurdin, kegagalan Merah Putih kali ini sudah menjadi takdir. (art)

Read More......

juara AFF, malaysia libur nasional


etelah mengalahkan Indonesia di final AFF 2010 dengan aggregate 4-2. Malaysia langsung mengumukan libur nasional, sehari setelah kemenangan tersebut.

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, mengumumkan bahwa Jumat (31/12) sebagai hari libur nasional untuk merayakan keberhasilan tim nasional Malaysia menjadi juara Piala AFF 2010.

"Anak-anak muda ini sudah membuat kita bangga dan kita harus memanfaatkan kemenangan ini untuk mendongkrak sepak bola Malaysia menuju kejayaannya," kata Najib dikutip dari kantor berita Antara.

Dalam laga final kedua di Gelora Bung Karno, Rabu (29/12) timnas Indonesia meraih kemenangan 2-1 atas Malaysia, namun gagal merebut gelar juara AFF, karena tertinggal 2-4 secara aggregate.

Gelar juara yang diraih Malaysia, merupakan yang pertama bagi Mohd Safee Dkk. sejak kejuaraan ini digelar 1996 lalu.

Sedangkan kegagalan Indonesia, merupakan yang keempat sejak partisipasinya di ajang ini. Sebelumnya tim Garuda juga kalah di partai final tahun 2000, 2002, dan 2004.

Read More......

Rabu, 29 Desember 2010

Firman Utina Rengkuh Gelar Pemain Terbaik


Timnas Indonesia sedikit terhibur meski gagal memboyong Piala AFF 2010 setelah dikandaskan Malaysia dengan agregat 2-4 dalam dua partai final kandang dan tandang. Di akhir kejuaraan kapten tim Garuda Firman Utina didaulat sebagai pemain terbaik.

Firman dianggap mampu menjadi inspirator Indonesia hingga melangkah ke final dengan meyakinkan. Pemain kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini juga turut menyumbang dua gol yang salah satunya dihasilkan dari eksekusi penalti.

Gelar ini juga menjadi hiburan yang sangat berkesan bagi Firman, terutama atas kegagalannya mengeksekusi penalti pada leg kedua final baru lalu. Sementara itu, bola emas alias top skorer kejuaraan disandang striker Malaysia Mohammad Safee Sali yang mengoleksi lima gol.(DIM)

Read More......

Foto Seberapa KEPARATnya Malaysia di Final AFF



Read More......

betapa begok nya malaysia

Read More......

Permintaan MAAF FIRMAN UTINA Kepada Rakyat INDONESIA


Kapten tim nasional Indonesia, Firman Utina, seperti sangat menyesali kegagalannya dalam mengeksekusi penalti saat melawan Malaysia pada laga final kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010). Gelandang Sriwijaya FC itu merapatkan kedua tangannya ketika digantikan Eka Ramdani pada menit ke-56.

Indonesia memiliki peluang untuk unggul setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-17. Penalti itu diberikan karena Mohd Sabre bin Mat Abu melakukan handsball di kotak terlarang. Sayang, peluang tersebut terbuang sia-sia. Firman yang maju sebagai algojo gagal menceploskan bola setelah kiper Khairul Fahmi bin Che Mat berhasil menaklukkan si kulit bundar.

Kegagalan itu membuat mental Firman ambruk. Ia banyak melakukan kesalahan-kesalahan dalam melepaskan umpan. Akhirnya, Pelatih Alfred Riedl memilih menggantikan Firman dengan Eka pada menit ke-56. Saat meninggalkan lapangan, Firman menampilkan gesture seperti meminta maaf.


Source (blog-apa-aja.blogspot.com) : Permintaan MAAF FIRMAN UTINA Kepada Rakyat INDONESIA

Read More......

AKSI Khairul Fahmi ( Kiper Malaysia ) Di FINAL AFF Leg KEDUA


Khairul Fahmi Kiper TimNas Malaysia Bermain Bagus - Kiper TimNas Malaysia benar-benar bermian bagus, Rabu (29/12/2010) malam ini. Berkali-kali ia berhasil menyelamatkan gawangnya dari serangan pemain-pemain Indonesia. Namanya pun langsung masuk ke dalam daftar trending topics Twitter.

"Khairul Fahmi" kini mejeng di peringkat keempat dari 10 daftar topik yang lagi populer saat ini. Kebanyakan berisi sanjungan terutama dari pengguna Twitter dari Malaysia. Tak sedikit pengguna Twitter perempuan yang langsung menggilainya.

Dalam leg kedua final AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), gawang Malaysia hanya kebobolan 2 gol. Saat pertandingan leg pertama gawangnya sama sekali tak kebobolan. Dengan demikian, agregat skor Indonesia-Malaysia 2-4 sehingga Piala AFF 2010 menjadi milik Malaysia untuk pertama kalinya.


Source (blog-apa-aja.blogspot.com) : AKSI Khairul Fahmi ( Kiper Malaysia ) Di FINAL AFF Leg KEDUA

Read More......

Mohd Safee Ali Raih TOP SKOR Piala AFF 2010


Mohd Safee Sali, striker andalan TimNas Malaysia, akhirnya berhak menyabet penghargaan Golden Boot setelah menjadi top skorer Piala AFF 2010. Golnya ke jala Indonesia malam ini menempatkan Salee Sali sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan lima gol.

Hebatnya, tiga dari lima torehan golnya adalah gol yang berhasil dilesakan ke gawang kiper Markus Haris Maulana. Safee Sali mengalahkan torehan gol top skorer Piala AFF 2008. Pada dua Tahun lalu, Budi Sudarsono (Indonesia) bersama Agu Casmir (Singapura) dan Teerasil Dangda (Thailand) menjadi top skorer dengan masing-masing mencetak empat gol.

Sehari sebelum pertandingan, Safee Sali mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu berambisi mengejar penghargaan Golden Boot. ''Tujuan utama adalah kemenangan untuk timnas. Penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak itu hanya bonus untuk saya,'' kata Safee Sali.

Safee tidak hanya menjadi top skorer, tapi juga sukses menghantarkan Malaysia menjadi juara Baru di kancah Piala AFF. Meski kalah 1-2 di laga final kedua, skuat berjuluk Harimau Malaya tetap menang agregat setelah memenangkan laga pertama dengan skor 3-0. Mereka akhirnya menjadi juara dengan keunggulan agregat 4-2.


Source (blog-apa-aja.blogspot.com) : Mohd Safee Ali Raih TOP SKOR Piala AFF 2010

Read More......

Status-Status Lucu di Twitter Tentang Pertandingan Final Piala AFF 2010 – Malaysia vs Indonesia


Walopun saya gak begitu suka sama sepakbola, tapi sejak Garuda Indonesia kembali bangkit dan terbang saya begitu jadi antusias terhadap bola dan terutama kepada TimNas Indonesia. Walaupun di pertandingan Final Piala AFF 2010 leg-1 kemarin (26/12/10), Indonesia kalah telak dari malaysia 3-0. Saya tetap mendukung Timnas. Kecewa sih ada tapi ya namanya pertandingan ada kalah ada menang. Menang dipuja, Kalah tidak akan di maki.
Iseng-iseng ngeliat status-status para selebritis Indonesia di Twitter yang mengomentari pertandingan malam tadi. Beberapa dari status tersebeut lucu dan konyol dari beberapa temen dan seleb. Lumayan menghibur..
1. haypeps: BCL CERAAIIKKKANNN ASRAF SEKARANG JUGA, I SAID NOW!!
2. csugiono : Itu pemain2 Indonesia abis pertandingan ini mukanya jadi bersih dr jerawat deh. Abisnya di-Laser mulu.
3. juliaperrez : Biarin aja curang pake laser… Nanty di INA, Jupe pake bh doang biar pada buta tuh mata liat gunung kembar gue..
4. vayrivai : Jiangkrik… Kudu ngguyu ngakak ndelok potongan rambut’e pemain malaysia. sumpah koyok homo jablay. LOL
5. SoalSEX : Apakah Rahma Azhari siap mengoda Pelatih malaysia ( raja Gopal ) di Jakarta? Ayo Rahma kamu pasti Bisa
6. enmoetz : pakcik..datuk..tak borong lasermu *ngmong smbil melotot gaya Suzana
7. AviMalik : Dear malaysian people, we apoligize that we have killed Nurdin M Top. Now, you can take Nurdin Halid as an exchange!
8. Vidialdinao : Kata nyokap gw, “Si ganteng masuk nih si ganteng!!!!!!!!” Iya mam, iyaa…
9. radityadika : Gue harus bales dendam pas MAL vs INA. Karena di rumah gak ada laser, jadi gue bakalan bawa sepatu nyala adik gw
10. vincentrompies : Terus aje pemaen2 kita pada lo laser…ntar tgl 29 gua granat pemaen2 lo
11. aslisuroboyo : ndelok suporter malaysia nggawe kuning2 ngene wes kyk …..(isi ndiri yg ngerti, wkwkwkwk)
12. aslisuroboyo : UPIN-IPIN ngmng,”unyil, bal-balan yuk!” UNYIL njawab …..”Tak tendang ndasmu”
13. dr_tompi : Semlm nyanyi di malaysia , untung gak di laser…
14. unknown source: Initially we also want to compensate the lost of Dr. Azhari, but deeply regrets Rahma Azhari had been booked by the Phillipines
15. unknown source: ‘UPIN IPIN boleh bilang ‘MENANG, MENANG, MENANG’ ..tapi SULE terus jawab ‘OWW TIDAK BISSAA”
Hahaha.. dari semalam saya masih ingat status nomer 3,5,7 lucu banget… blog-apa-aja.blogspot.com blog-apa-aja.blogspot.com
Pesan saya :
Dear people of Indonesia.. Kecewa boleh kecewa.. saya juga kecewa atas kekalahan.. bukan kecewa dengan Timnas. Tapi mohon, janganlah dengan landasan kekecewaan dari kekalahan itu anda-anda semua memaki maki Timnas.. Mereka sudah berusaha keras loh.. Tolong hargai usaha dan perjuangan mereka.

Source (blog-apa-aja.blogspot.com) : Status Lucu Twitter Soal Pertandingan Indonesia Vs Malaysia

Read More......

Indahnya Persaudaraan di GBK


Arif Suyono mendapatkan kesan tersendiri selama penyelenggaraan Piala AFF 2010. Gelandang timnas Indonesia ini melihat keindahan rasa persaudaraan di Stadion GBK, sesuatu yang bakal dia rindukan nantinya.

Piala AFF 2010 telah berakhir, namun ada satu kesan yang membekas di hati Arif Suyono. Pemain Sriwijaya FC ini sangat terkesan dengan atmosfer yang tercipta di Stadion Gelora Bung Karno.

"aku rindu persaudaran d gbk,dmn tawa pemimpin kt n pedagang asongan melebur jadi satu...sesuai smboyan bangsa..bhineka tunggal ika..." tulis dia lewat akun twitternya @arifsuyono.

Berbagai kalangan hadir di Stadion GBK mulai dari rakyat jelata hingga para pejabat negara sampai dengan presiden. Meski banyak di antara mereka menghadapi kesulitan untuk mendapatkan tiket, harus berjuang keras dan melalui berbagai kesemrawutan penjualan tanda masuk, namun ketika berhasil memasuki stadion, semua ada dalam satu hati: untuk Indonesia.

Kebahagiaan bukan hanya milik mereka yang berkesempatan untuk duduk di salah satu bangku di Stadion GBK. Keceriaan lain juga menjadi milik para pedagang yang mencoba mencari nafkah, mendapatkan penghidupan lewat menjual kaos, jaket, dan segala pernak-pernik timnas Indonesia. Keuntungan lebih tentu juga dinikmati oleh para penjual makanan dan minuman selama kejuaraan berlangsung.

Penampilan anak buah Alfred Riedl selama turnamen memang cukup menjanjikan. Sejumlah muka baru yang menjadi pilar timnas memberikan kesegaran dan semangat tersendiri baik itu bagi tim mau pun para pendukungnya.

Memang pada akhirnya Indonesia gagal menjadi juara di final keempat yang mereka jalani. Namun begitu Arif Suyono merasakan ada kebahagiaan lain yang terpancar dari GBK, yang bakal terus dia rindukan.

"Kita bisa lht tawa pedegang asongan n pemimpin kita bersama-sama d gbk...ini namanya satu bangsa..aku rindu persaudaraan d gbk..Bisakah kita bersaudara,seperti d gbk... ," demikian Arif.

Read More......

Tanpa Octo, Timnas Indonesia tetap Oke


Kekuatan timnas Indonesia tidak akan berkurang, meski tanpa kehadiran pemain sayap atraktif Octovianus Maniani yang terkena akumulasi kartu kuning.

Demikian pengakuan dari pelatih timnas Malaysia, Rajagobal Krishnasamy, Selasa (28/12/2010) di Jakarta.

"Ada atau tidak ada Octovianus Maniani, Timnas Indonesia sama kuatnya. Mereka memiliki pemain-pemain yang cukup berpengalaman baik pemain senior maupun pemain muda," ujarnya.

Meski begitu, Rajagobal menandaskan, timnya tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi menghadapi laga final kedua AFF Suzuki Cup di Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010) besok.

"Kami tetap memiliki rasa percaya diri dan kami tak akan bermain bertahan. Harapan saya dapatlah kedua tim memberikan permainan yang menghibur penonton," ucapnya.

Sementara manajer Timnas Indonesia And Darussalam Tabusala tak mengharapkan insiden gangguan penonton di Stadion Bukit Jalil akan terulang di GBK, saat pertandingan final kedua nanti.

"Kami tidak mengharapkan apa yang terjadi di Bukit Jalil harus terjadi pula di Senayan. Kami ingin bermain sepakbola. Apa pun yang terjadi selama 90 menit ya itulah permainan sepakbola," ujar Andi Darussalam.

Hal yang dimaksud Andi Darussalam adalah faktor penonton yang oleh sementara pihak dikhawatirkan akan melakukan hal yang sama dengan penonton di Bukit Jalil, yakni mengganggu para pemain ketika sedang bertanding.

Meski menyadari peluang Indonesia untuk merebut gelar juara cukup berat mengingat pada leg pertama Malaysia menang 3-0, namun Andi tetap merasa optimistis dan tetap menaruh kepercayaan kepada Firman Utina dan kawan-kawan dengan memberikan motivasi yang besar.

"Jelas motivasi itu kami berikan terus dan para pemain pun seluruhnya menginginkan kita menang. Kami mengharapkan dukungan yang maksimal dan hadirlah ke stadion untuk menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola," ujar Andi yang menolak membicarakan masalah-malalah teknis.

Dikatakannya, pelatih kepala Alfred Riedl telah berbuat maksimal hingga mampu mengantarkan Timnas Indonesia ke final turnamen dua tahunan ini. (ans)

Read More......

Indonesia Tak Juara, Desakan Nurdin Turun Makin Kuat


Koor tanpa komando 'Nurdin Turun' diteriakkan suporter Indonesia sepanjang laga final kedua Piala AFF. Melalui spanduk, yel-yel dan jejaring sosial, fans tak surut berupaya melengserkan sang ketua umum PSSI.

Ada satu hal yang tak berubah suporter Indonesia di sepanjang gelaran Piala AFF 2010. Lewat berbagai media, mereka tetap menyerukan agar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid turun dari jabatannya.

Sejak Piala AFF tahun ini dibuka di awal Desember, tuntutan agar Nurdin mundur tak pernah berhenti disuarakan oleh suporter. Teriakan verbal, spanduk di dalam stadion, nyanyian saat timnas berlaga, suara-suara di jejaring sosial, hingga demonstrasi di depan kantor PSSI dilakukan agar misi utama mereka tercapai: Nurdin turun.

Di laga final leg 2 yang baru saja selesai dihelat pun, suara suporter masih tetap sama. Di dalam stadion GBK, beberapa spanduk yang menyerang Nurdin ditemukan. Spanduk 'Ganyang Nurdin' muncul di tribun selatan GBK. Sementara spanduk 'Revolusi PSSI' ada sektor 10, dan spanduk 'Love Timnas, Hate Nurdin' di tempat lain.

Setelah pertandingan usai, tuntutan agar Nurdin lengser makin kencang terdengar. Suporter yang menunggui bus timnas memang mengelu-elukan para pemain timnas yang hendak keluar dari stadion. Tapi mereka tak lupa dengan 'misi utamanya'.

"Nurdin turun.....Nurdin turun," teriak para suporter.

Di situs mikroblogging Twitter, suara-suara yang meminta Nurdin turun kembali terdengar. 'NURDIN TURUN' pun malam ini sempat bertengger sebagai trending topic.

Sayangnya, usaha tak kenal lelah ini masih tak mempan untuk menurunkan mantan terpidana kasus korupsi pengadaan minyak goreng tersebut dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Dalam pernyataannya seusai laga, Nurdin tetap ngotot tak mau mundur dengan alasan menghargai demokrasi. ( din / nar )

Read More......

firman gagal manfaatkan penalti


Firman Utina gagal mengeksekusi penalti di awal babak pertama. Andai Indonesia mampu unggul dari momen tersebut, kubu Malaysia yakin mereka tetap akan bisa jadi juara.

Harapan publik sepakbola Indonesia untuk memetik kemenangan 4-0 sebagai syarat jadi juara Piala AFF membuncah saat laga final leg kedua masuk menit 17. Menyusul handball M Sabre di kotak terlarang, wasit menunjuk titik putih tanda penalti.

Namun yang terjadi kemudian benar-benar di luar dugaan. Sepakan Firman Utina ke arah kanan terlalu lemah dan mudah ditangkap kiper Khairul Fahmi. Indonesia akhirnya menang 2-1, namun itu tak cukup membalas kekalahan 0-3 di pertemuan pertama.

Saat disinggung soal penalti gagal tersebut, pelatih Rahagobal menyebut kalau timnya tak akan menemui masalah jika gawangnya benar bobol.

"Andai penalti itu masuk saya pikir kita tak akan masalah. Mungkin kita akan instruksikan untuk cetak gol lagi, dan mungkin kita akan bermain lebih menyerang lagi," sahut Rajagobal dalam konferensi pers usai pertandingan.

Read More......

indonesia vs malaysia, safee kembali bobol gawang markus


Penyerang Malaysia Moh Safee Salim, memang momok yang menakutkan bagi pertahanan Indonesia. Di menit 53, penyerang bertubuh gempal ini berhasil membobol gawang Markus Horison. 1-0 Malaysia unggul.

Asyik menyerang membuat lini pertahanan Indonesia lengah. Dalam satu serangan balik, Safee berhasil menerobos pertahanan Indonesia, dan menyepak bola dengan keras terarah ke arah gawang.

Dengan gol ini, berati kedudukan aggregat menjadi 4-0. Kedudukan ini, membuat Indonesia makin sulit mengejar ketinggalan

Alferd Riedl di menit ke 55, memasukkan Bambang Pamungkas menggantikan Irfan dan Eka Ramdhani menggantikan Firman Utina. (ans)

Read More......

indonesia vs malaysia, garuda gagal catat sejarah


Kepakan Garuda ternyata belum mampu menundukkan Harimau Malaya. Dalam pertandingan final leg kedua di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010), Timnas Indonesia hanya mampu menang 2-1 dari Malaysia.

Gol awal Malaysia dicetak pada menit ke 53, lewat kaki penyerang bertubuh gempal Moh Safee.

Timnas Indonesia baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 71 lewat tendangan kaki kiri Muhamad Nasuha, memanfaatkan bola liar hasil tendangan keras Ahmad Bustomi yang gagal ditangkap kiper Malaysia Khairul Fahmi.

Gol Muhamad Nasuha ini menambah semangat anak asuh Riedl untuk terus menekan pertahanan Malaysia.

Sementara anak asuh Raja Gopal acapkali memanfaatkan serangan balik yang sangat membahayakan.

Indonesia berhasil menambah keunggulan menjadi 2-1, lewat tendangan keras M Ridwan dari sisi kanan pertahanan Malaysia di menit 86.

Skor 2-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan.

Dengan kedudukan ini, berarti aggregat 4-2, Garuda pun gagal mencetak sejarah menjadi juara AFF 2010 untuk kelima kalinya. (ans)

Read More......

belum ada suporter timnas membawa laser pointer


Ribuan suporter telah memasuki Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Hingga saat ini, belum ditemukan adanya suporter yang kedapatan membawa laser pointer saat memasuki stadion yang kini telah memerah itu.

"Belum ada yang kedapatan bawa laser," kata penjaga di pintu X Stadion GBK saat berbincang dengan detikcom, Rabu (29/12/2010). Petugas itu tampak sibuk memeriksa satu persatu pengunjung yang masuk.

Tas masing-masing pengunjung diubek-ubek. Mereka yang membawa minuman dalam botol diminta menuang isinya ke dalam plastik dan membuang botolnya. "Botol nggak boleh masuk," kata petugas itu.

Soal laser ini, para suporter telah diperingatkan agar tidak membawanya saat menonton final leg kedua antara Timnas Indonesia melawan Malaysia malam ini. Para suporter diminta bersikap sportif.

Pengumuman agar tidak membawa laser ini juga terpampang di sejumlah titik GBK. Pengumuman itu tertulis 'Dilarang Membawa dan Menyalakan Laser Point Selama Pertandingan Berlangsung'. Soal laser pointer ini menjadi salah satu perhatian ketika Timnas Indonesia 'diganggu' laser pointer saat berlaga di leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Read More......

berseragam merah putih, SBY tiba di GBK


Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono tiba di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan. SBY datang untuk menonton pertandingan final leg 2 Piala AFF.

Presiden SBY tiba tepat pukul 18.30 WIB, Rabu (29/12/2010). SBY dan Ibu Ani tampak memakai baju merah. Mereka disambut oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman dan Ketua PSSI Nurdin Halid.

Sebelumnya sejumlah menteri pun sudah berdatangan ke GBK. Mobil mereka dan para pejabat tinggi lain sudah diparkir rapi di dekat Sektor III.

Para menteri yang datang antara lain Mendiknas M Nuh, Menko Kesra Agung Laksono, Ketua MK Mahfud MD, Menhut Zulkifli Hasan, Menteri KP Fadel Muhammad, Menkum HAM Patrialis Akbar, Menpora Andi Mallarangeng dan Ketum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Sementara suasana hiruk pikuk suporter terus membahana 30 menit menjelang pertandingan dimulai. Masih banyak pula suporter lalu lalang di luar stadion.

Polisi pun rencananya akan menggelar nobar di luar stadion untuk masyarakat. Seorang polisi brimob tampak sedang menyiapkan TV 21 inchi di atas meja, di samping mobil brimob.

Polisi itu tampak mengutak-atik antena untuk mendapatkan gambar yang bagus. Sementara dia sudah dikerubuti suporter timnas yang tidak kebagian tiket.
(fay/mok)

Read More......

final indonesia vs malaysia berpotensi di ganggu hujan lebat dan angin kencang


Pertandingan final leg 2 AFF Suzuki Cup 2010 antara Indonesia Vs Malaysia malam nanti berpotensi akan diganggu hujan lebat dan angin kencang. Sebab, angin kencang dan hujan lebat masih akan melanda Jakarta dan sekitarnya hingga dua hari ke depan.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada menghadapi fenomena alam ini. "Kalau untuk hujannya sendiri masih akan lama, karena sekarang memang musim hujan. Namun, angin kencang diperkirakan masih akan bertiup hingga dua hari ke depan," kata seorang prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kepada detikcom, Rabu (29/12/2010).

Menurutnya, angin kencang terjadi karena adanya tekanan rendah yang berpusat di selatan wilayah Indonesia. Tekanan rendah itu terbentuk karena pemanasan udara di lokasi tersebut yang disebabkan karena letak matahari di selatan garis khatulistiwa.

Umumnya, angin yang bertiup ke pusat tekanan rendah itu berasal dari arah barat daya. Kecepatannya 3 kali di atas normal 10 knot. Bahkan, di beberapa wilayah seperti di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, kecepatan angin bisa lebih dari 30 knot.

"Tekanan udara itu kekuatannya berfluktuasi. Kalau rendah sekali angin akan sangat kencang. Tapi kalau tidak, angin juga tidak akan terlalu kencang," katanya.

Selain angin di selatan, lanjut prakirawan tersebut, terbentuk pula pusaran atau konvergensi angin di atas Laut Jawa. Peristiwa itu menyebabkan percepatan pertumbuhan awan yang mengandung hujan.

"Keadaan ini tidak hanya terjadi di Jakarta saja, tapi di beberapa wilayah di Indonsia. Antara lain di Nusa Tenggara Timur, Sumatera bagian utara, dan Maluku," tutupnya. (irw/fay)

Read More......

Selasa, 28 Desember 2010

wasit australia pimpin partai final kedua


Wasit asal Australia Peter Daniel Green dijadwalkan akan memimpin pertandingan final kedua AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (29/12).

Informasi dari PSSI di Jakarta, Selasa, juga menyebutkan bahwa untuk asisten wasit adalah Preecha K dan U Aung Moe dari Thailand. Sementara wasit cadangan adalah Chaiya Alee Mahapab juga dari Thailand.

Pada final pertama yang berlangsung di Malaysia dipimpin wasit Jepang Toma Masaaki. Indonesia kalah 0-3 lawan Malaysia.

Sementara soal keamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel untuk mengamankan jalannya pertandingan final leg kedua AFF Suzuki Cup ini.

Kepala Biro (Karo) Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Sudjarno kepada wartawan di Jakarta, Selasa, memberikan prioritas pengamanan kepada tamu-tamu VVIP, pemain, ofisial dan wasit.

Sementara pengamanan terhadap penonton juga akan dilakukan pemeriksaan secara ketat terhadap bawaan-bawaan mereka dan secara tegas melarang dibawanya petasan, kembang api dan laser point, termasuk senjata api dan senjata tajam ke dalam stadion.

Guna mengantisipasi melubernya jumlah penonton yang tak kebagian tiket, pihaknya juga sudah meminta kepada Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) dan panitia penyelenggara agar menyediakan layar-layar lebar di beberapa titik tertentu di seputar luar stadion.

Pintu-pintu stadion akan dibuka pada pukul 15:00 WIB atau empat jam sebelum waktu kick off pertandingan pukul 19:00 WIB. (ant/fjr)

Read More......

presiden dijadwalkan saksikan langsunng


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan turut menyaksikan laga final kedua AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (29/12).

Sekjen PSSI, Nugraha Besoes kepada wartawan di Jakarta, Selasa, mengatakan pertandingan yang akan dimulai pukul 19:00 WIB itu juga akan dihadiri sejumlah menteri dan para tamu dari kalangan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) yang akan ditempatkan di royal box VVIP.

"Presiden akan tetap hadir menyaksikan pertandingan final ini disertai sejumlah menteri. Di samping itu juga terdapat 42 orang tamu PSSI dari AFC dan lembaga-lembaga internasional lainnya termasuk pihak sponsor," kata Nugraha Besoes.

Nugraha memastikan keadaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno akan `hiruk pikuk`, dan kepada kalangan masyarakat tidak perlu mengeluhkan kondisi itu karena aparat keamanan akan mengantisipasi berbagai kemungkinan dan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada penonton umumnya.

Read More......

Bepe : jangan menyerah indonesia


Meski harapan Indonesia untuk menjuarai Piala AFF tahun ini semakin tipis menyusul kekalahan 0-3 dari Malaysia di leg pertama, Bambang Pamungkas tetap optimis. Melalui tulisannya, penyerang andalan Merah Putih itu menggelorakan semangatnya.

Dalam situs pribadinya, bambangpamungkas20.com. penyerang yang akrab disapa Bepe ini menyatakan bahwa saat ini bukan saatnya bagi para penggawa Garuda Merah Putih untuk terus menyesali kekalahan mereka. Bahkan, mereka harus bisa mendapatkan hikmah dari kekalahan tersebut.

"Dalam sebuah pertandingan sepak bola. Setiap kemenangan akan membuat kita menjadi lebih percaya diri dan lebih baik sebagai sebuah tim. Akan tetapi setiap kekalahan juga mampu membuat kita menjadi lebih dewasa dan lebih kuat, jika kita mampu menyikapinya dengan cara yang bijaksana. Akan selalu ada pelajaran yang dapat kita petik dalam setiap kekalahan," tulis pemain berusia 30 tahun ini.

Lebih lanjut, Bepe menyatakan bahwa Indonesia masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Kali ini, mereka akan bermain di depan kurang lebih 80 ribu pendukung yang sangat fanatik dan militan. "Jadi sangat tidak beralasan dan kurang bertanggung jawab rasanya, jika saat ini kita tertunduk lesu dan patah semangat," imbuh Bepe.

Meski telah mengalami kekalahan, bukan berarti peluang Indonesia menjuarai Piala AFF tertutup. Pemain yang kini merumput bersama Persija Jakarta ini menyatakan banyak 'keajaiban' yang terjadi di sepak bola.

"Kita tentu masih ingat saat partai final Liga Champions di tahun 2004, ketika sebuah tim bernama Liverpool mampu menyarangkan 3 gol ke gawang Nelson de Jesus Silva (Dida) hanya dalam waktu 45 menit. Sehingga memaksa AC Milan menjalani perpanjangan waktu 2 x 15 menit, dan akhirnya harus menyerah melalui adu tendangan penalti," tulisnya.

Karena itulah, sosok pemain senior di timnas Indonesia ini mengajak rekan-rekannya untuk terus berusaha untuk meraih impian mereka selama ini, meraih gelar juara bagi Indonesia.

"Terus berusaha keras, adalah jalan satu-satunya yang harus kita tempuh pada tanggal 29 Desember nanti. Dengan berhenti berusaha, maka kita tidak lebih baik dari seorang pengecut. Dan apapun hasil dari pertandingan leg kedua nanti, mari kita pastikan jika kita telah mengeluarkan semua kemampuan terbaik kita untuk coba memenangkan pertandingan tersebut."

"Memang tidak mudah untuk mengejar defisit 3 gol, akan tetapi hal tersebut rasanya juga bukan menjadi sebuah hal yang tidak mungkin kawan, It’s time to show from what we are made of," tuturnya.

Read More......

Riedl fokus benahi mental pemainnya


Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl fokuskan diri memperbanyak komunikasi dengan seluruh pemain dibandingkan latihan rutin, sebelum pertandingan final kedua Piala AFF 2010 melawan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (29/12).

Komunikasi dengan seluruh pemain, kata dia, akan digunakan untuk melihat kondisi terakhir pemain, sebelum diputuskan masuk pada tim inti yang akan diturunkan pada pertandingan nanti.

"Tidak ada persiapan pemain secara khusus, yang ada kami hanya berbicara pada pemain apakah mereka bisa bermain besok," katanya usai latihan timnas di Lapangan PSSI Senayan, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, dengan mepetnya waktu pertandingan pihaknya tidak akan menggenjot latihan keras karena dinilai tidak akan bisa mengubah banyak kondisi tim yang ada saat ini.

Pada latihan terakhir sebelum turun di laga final kedua, kata dia, materi latihan yang diberikan sama dengan latihan-latihan sebelumnya. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi fisik pemain.

"Saya ingin membangun mental pemain tidak hanya untuk turnamen ini. Tim ini juga dipersiapkan untuk Olimpiade tahun depan," ujarnya, menambahkan.

Ia menjelaskan, pada pertandingan nanti dua pemain dipastikan tidak diturunkan yaitu Yongky Ariwibowo yang mengalami cedera dan Oktovianus Maniani yang terkena akumulasi kartu kuning.

Khusus pertandingan final kedua Piala AFF 2010 nanti, pihaknya tetap menargetkan mampu memenangkan pertandingan. Hanya saja pihaknya tidak menekankan kepada pemain bertanding dengan motivasi lebih.

"Kami ingin memenangkan pertandingan, baru kami bisa memikirkan skor. Tapi, kita harus mampu mendapatkan gol pertama agar bisa mencetak gol-gol berikutnya," ucap pelatih asal Austria itu.

Timnas Indonesia agar mampu merebut juara Piala AFF 2010 harus mampu minimal menang dengan skor telak 4-0, karena pada pertandingan pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (26/12), timnas kalah 0-3. (ant/lex)

Read More......

'timnas jangan terlalu diapresiasi'


Masyarakat diimbau agar jangan 'over dosis' atau terlalu berlebihan memaknai keberadaan Timnas Indonesia saat ini, yang mengalami kemenangan berturut-turut namun kemudian kalah telak dengan Timnas Malaysia.

"Kita jangan terjebak pada patron-patron simbolik tentang heroisme, kebanggaan, mari mengapresiasi hal ini secara wajar," Ujar Funco Tanipu, pakar sosiologi dari Universitas Negeri Gorontalo, Selasa.

Dia mengatakan, ketergantungan akan idola-idola simbolik ini masih terus berlanjut. Timnas dianggap sebagai idola, harapan, inspirasi baru dan hal-hal yang sifatnya ekspektatif.

Menurutnya, kegairahan ini bisa jadi hanyalah selingan penghibur di tengah kondisi sosial-ekonomi yang tidak stabil, tingkat pengangguran tinggi, kemiskinan merajalela telah membebani ingatan warga sehingga terkesan mulai frustasi.

Hal ini ditambah dengan pasar yang ikut masuk sebagai faktor memperkuat kegairahan ini, sisi makro lainnya yang turut dia sayangkan, adalah politik dan sejumlah media, yang 'kegenitan' mengapresiasi kemenangan Timnas Indonesia.

Menurutnya, ini terlihat dari berbagai bentuk eksploitasi pemberitaan bahkan hingga dalam pesawat sekalipun, hingga gelaran doa bersama Timnas Indonesia di sebuah pondok pesantren, seperti yang digagas oleh partai Golkar pimpinan Abu Rizal Bakrie.

"Kalau menang, kita bersorak kegirangan, jika kalah, kita seolah dimobilisir untuk kecewa dan marah, ini akibat kebanggaan simbolik yang terus menerus dibentuk oleh media," Kata dia.

Dia menambahkan, isu Tim Garuda jangan sampai ikut menutupi isu penting bangsa ini, seperti wacana Keistimewaaan Yogyakarta, rekonstruksi pasca bencana Merapi, bencana Bromo, Mentawai, Wasior dan juga isu indikasi korupsi di tubuh Mahkamah Konstitusi, kasus makelar kasus Gayus Tambunan dan lain sebagainya. (ant/lex)

Read More......

Markus cedera lagi


Kondisi kesehatan kiper utama timnas Indonesia, Markus Haris Maulana meragukan sehingga terancam tidak bisa diturunkan pada final kedua Piala AFF 2010 melawan Malaysia di Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (29/12).

Pemain Persib Bandung itu mengalami cidera tulang dada kanan pada pertandingan final pertama Piala AFF 2010 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/12).

Dengan kondisi tersebut, pemain berkepala plontos itu tidak mengikuti latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih Alfred Riedl di lapangan PSSI, Jakarta, Senin. Suami artis Kiki Amalia itu hanya menjalani latihan ringan di bawah bimbingan fisioterapis timnas, Mathias Ibo.

"Memang benar. Markus masih cidera. Saat ini kami terus memantau perkembangan kesehatannya," kata pelatih kiper timnas Edi Harto di sela latihan timnas di Lapangan PSSI.

Meski Markus mengalami cidera, pihaknya belum bisa memastikan apakah kiper Persib Bandung itu akan diturunkan pada pertandingan penentuan juara Piala AFF 2010 itu. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk pihaknya menyiapkan kiper cadangan yang ada yaitu Ferry Rotinsulu dan Kurnia Meiga Hermansyah.

"Kepastian Markus akan diputuskan Selasa (28/12)," kata mantan kiper timnas di era tahun 1990-an itu.

Pada latihan setelah tiba dari Malaysia, Ferry Rotinsulu dan Kurnia Meiga mendapatkan porsi latihan lebih dari pelatih kiper Edi Harto. Mereka digembleng dalam mengantisipasi tendangan maupun sundulan dari pemain lawan.

Untuk Markus selama latihan pertama setelah tiba di Tanah Air hanya mendapatkan materi latihan ringan bersama dengan pemain timnas yang mengalami cidera yaitu Yongky Aribowo dan Oktovianus Maniani.

Read More......

Riedl : kita harus cetak gol lebih dulu


Pelatih Tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, menegaskan bahwa di leg kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010) nanti tim Garuda Merah Putih harus mampu mencetak gol lebih dahulu yang diyakininya akan membuat tim menjadi lebih termovitasi dan akhirnya memenangkan pertandingan nanti.

Indonesia harus mampu membalas 4 gol di Gelora Bung Karno Jakarta nanti agar bisa keluar menjadi juara, setelah takluk 0-3 dari Malaysia pada final leg pertama di National Stadium, Bukit Jalil, Malaysia.

Namun, Riedl mengungkapkan tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Ia hanya ingin tim bisa mencetak gol terlebih dahulu dan hal itu yang akan membuat timnya lebih termotivasi.

"Fokus kita bisa menciptakan gol. Peluang kita memang tinggal 10 persen. Kita akan tampil terbuka dengan permainan menyerang," jelas Rield usai memimpin sesi latihan di lapangan C, Senin (27/12/2010) sore.

"Kita tidak bisa akan mencetak empat gol kalau tidak mencetak gol lebih dulu pada pertandingan nanti."

"Kita harus cetak gol dulu dan lihat apa yang terjadi selanjutnya. Gol itu bisa memberikan dorongan dan peluang bagi tim," tegasnya yakin.

Read More......

lapangan GBK mulai disterilkan


Lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno sterill dari semua kegiatan termasuk ujicoba tim hingga pertandingan final kedua Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Filipina, Rabu (29/12).

Direktur Pengembangan dan Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) M Nigara di Jakarta, Senin, mengatakan, hal itu untuk mempercepat proses perbaikan lapangan setelah terinjak ribuan calon pembeli tiket yang menyerbu ke lapangan, Minggu (26/12).

"Rumput lapangan hanya stres saja. Kami akan semaksimal mungkin melakukan perawatan agar memenuhi standar," kata M. Nigara.

Salah satu perawatan yang dilakukan di antaranya dengan mengangkat rumput yang rusak dan diberi pupuk. Selain itu juga dilakukan perbaikan di beberapa sisi lapangan yang mengalami kerusakan.

Ditanya total kerugian akibat pengrusakan yang dilakukan oleh ribuan calon pembeli tiket, pihaknya belum mengetahui dengan pasti karena saat ini masih dilakukan penghitungan yang juga melibatkan pihak ketiga.

"Kami akan fokus dulu pada perawatan dan perbaikan fasilitas yang rusak. Untuk memperbaiki ini kami menggunakan dana jaminan," katanya menambahkan.

Kericuhan penjualan tiket final Piala AFF 2010 selain mengakibatkan rusaknya lapangan Stadion Utama GBK, juga mengakibatkan kerusakan pada pembatas tribun dengan lapangan. Pembatas tribun yang rusak dan saat ini diperbaiki oleh pengelola GBK di antaranya sektor 18,19 dan 20. Kerusakan juga terjadi pada pintu 2, 4 dan 8.

Nigara menambahkan, dengan perbaikan yang cepat maka bisa dipastikan pertandingan final kedua Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Malaysia tetap dilakukan di Gelora Bung Karno, Jakarta. (bola/fjr)

Read More......